Skip navigation.
Cari  

Apa sih kelebihan dalam mengkonsumsi beras merah, beras hitam, dan beras organik ?

Sebagaimana yang kita ketahui, Indonesia adalah salah satu negara produsen beras terbesar di dunia. Kita memiliki banyak sekali jenis beras dari berbagai daerah dengan nama dan harga yang variatif. Sebagai konsumen beras, setidaknya kita harus memilih jenis beras mana yang paling baik untuk dikonsumsi. Dalam perhitungan kalori, beras merah, beras putih maupun jenis beras lainnya, mempunyai jumlah kalori yang sama. Perbedaannya terdapat pada perhitungan Indeks Glikemi (kemampuan suatu makanan untuk menaikkan kadar gula darah). Mungkin kita sudah sering melihat dan mendengar tentang beras putih ataupun beras merah, bagaimana dengan jenis beras lainnya, sebenarnya ada gak sih beras lain selain beras putih dan beras merah?

Berikut adalah jenis beras yang dapat kita temukan bersama dengan kelebihannya :

Beras Merah:

Beras merah telah dikenal sejak 2800 SM dan digunakan sebagai obat oleh para tabib pada masa itu. Warna merahnya berasal dari kulit ari yang mengandung gen yang memproduksi antioksidan-pigmen pemberi warna merah atau ungu yang juga berperan sebagai antioksidan.

Khasiat beras merah sebagai penangkal kanker tak perlu diragukan lagi. Rui Hai Liu, MD, Phd, dari Cornell University, Amerika Serikat, menyatakan bahwa dalam beras merah tersimpan beragam zat antikanker, diantaranya serat, selenium, dan senyawa fitokimia seperti fenolat dan lignan.

Beras merah memiliki kulit ari yang kaya serat dan asam lemak esensial, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL penyebab penyakit jantung. Kandungan vitaminnya 2-3 kali lebih banyak dari beras putih.

Tips : Simpanlah beras merah dalam wadah tertutup atau di lemari es.

Jowo Melik Organic Rice:

Jowo Melik merupakan beras hitam pilihan yang sehat, dibudidaya secara organis, dan tidak terpapar oleh bahan kimia dari pestisida, pupuk maupun bahan aditif pada saat proses produksi.

Jowo Melik mangandung anti-oksidan kuat melawan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel akibat paparan sinar UV. Kandungan zat kalium dan magnesium dalam beras hitam juga bermanfaat bagi pengontrolan tekanan darah dan mengurangi resiko terserang penyakit pembuluh darah otak dan jantung. Beras Hitam juga bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan tubuh, memperbaiki kerusakan sel hati, mencegah gangguan fungsi ginjal, mencegah tumor/kanker, memperlambat penuaan, dan mencegah anemia. Beras ini merupakan beras khas dari Yogya dan Jawa Tengah, dibudidaya secara terbatas oleh kelompok tani tertentu dan memerlukan masa tanam yang lebih panjang dibandng beras-beras yang lebih popular lainnya. Setelah menjadi nasi, beras ini agak berderai, cocok untuk nasi goreng atau makanan berkuah.

Beras Hitam:

Beras hitam tergolong langka karena hanya terdapat di Asia. Pada masa China kuno, beras hitam dikenal sebagai beras terlarang karena tidak boleh dikonsumsi oleh sembarang orang dan hanya terbatas di kalangan istana. Warna hitamnya disebabkan karena kulit ari dan endosperm yang memproduksi antosianin dengan intensitas tinggi sehingga berwarna ungu pekat mendekati hitam. Penelitian menunjukan bahwa semakin gelap warna beras, maka kandungan pigmen antioksidannya juga semakin banyak.

Beras ini juga mengandung anti-oksidan lainnya dalam bentuk flavonoid yang kandungannya lima kali lipat lebih tinggi dibanding flavonoid dalam beras putih biasa. Karena tidak mengalami proses penggilingan yang berulang-ulang seperti beras putih, beras yang beraroma khas dan berwarna ungu setelah ditanak ini, memiliki kandungan serat yang tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition tahun 2008 menunjukan bahwa ekstrak dari beras hitam dapat membantu mencegah aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah penyebab serangan jantung). Juga dapat menurunkan kadar trigliserida (lemak darah). Ini karena kandungan antosianin yang juga berperan sebagai antiradang.

CARA MEMASAK / HOW TO COOK ?

Cuci beras tapi jangan terlalu bersih karena akan menghilangkan kandungan vitamin yang ada dipermukaan.

Takaran - secara umum rasio beras terhadap air adalah, sebagai berikut:

Beras putih                          : 1 cup beras : 1 cup air

Beras pecah kulit (coklat) : 1 cup beras : 2.25 cup air

Beras Merah / Hitam          : 1 cup beras : 2.75-3 cup air

Memasak: Untuk memasak secara praktis gunakan rice cooker, tetapi untuk hasil rasa yang optimal bisa digunakan cara tradisional seperti diliwet atau ditanak/diaron. Pada cara tradisional, beras dan air ditempatkan pada panci tebal bertutup sampai mendidih lalu dikecilkan api dan tunggu hingga air mengering, lalu pindahkan pada dandang/steamer untuk dikukus hingga matang.

Jadi, pilihlah jenis beras yang paling dibutuhkan oleh tubuh Anda.

diambil dan ditambah seperlunya dari Javara.co.id


Isi dan Nama SHAPE INDONESIA dan SHAPE Weight Control dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta dan Hak Patent.
Mengutip atau menyadur isi website ini harus atas ijin SHAPE INDONESIA.